Manajer TPM Jawa Barat Mengecam Tindakan 15 Oknum TNI yang Menganiaya Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali

15 Oknum TNI menganiaya relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah. Diduga karena relawan menggunakan knalpot motor yang bising.

Manajer TPM Jawa Barat Mengecam Tindakan 15 Oknum TNI yang Menganiaya Relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali

Andry Fernandez, Manajer Tim Pemenangan Muda (TPM) Jawa Barat Ganjar-Mahfud, dengan tegas mengutuk kejadian penganiayaan yang melibatkan 15 oknum TNI terhadap relawan yang mendukung pasangan calon Ganjar Pranowo-Mahfud MD di wilayah Boyolali.

Insiden ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 31 Desember 2023, dan diduga dipicu oleh ketegangan terkait keluhan knalpot bising dari rombongan Relawan tersebut.

Peristiwa tragis tersebut menyisakan dampak besar, dengan korban diperkirakan mencapai tujuh orang. Dua di antaranya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit setempat, sementara lima orang sisanya juga mendapat penanganan medis segera. Kondisi korban yang luka berat masih menjadi perhatian serius dalam penanganan medis.

Andry Fernandez, dalam pernyataannya, mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI.

"Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tapi juga ancaman serius terhadap demokrasi dan perdamaian masyarakat," ujar Andry selaku TPM yang mewakili Pemuda Purwakarta.

"Kami menuntut agar pihak berwenang mengambil langkah tegas untuk mengungkap dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku, juga memastikan motif dari penganiayaan tersebut." tegas Fernandez.

Kronologi peristiwa ini terjadi ketika kelompok relawan yang hendak pulang dari kegiatan kampanye untuk pasangan calon Ganjar-Mahfud diserang oleh sekelompok orang yang diduga sebagai anggota TNI.

Dugaan motif terjadinya insiden adalah ketegangan terkait keluhan knalpot bising sekelompok Relawan yang melintas di Markas TNI tersebut.

Pihak kepolisian setempat segera bertindak dan mengamankan lokasi kejadian. Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan S dalam konferensi persnya, menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait kasus ini. "Kami akan bekerja keras untuk mengungkap fakta-fakta terkait insiden ini," ujar Kapolres.

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, pasangan calon yang didukung oleh relawan tersebut, juga menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengutuk keras tindakan kekerasan yang terjadi. Ganjar Pranowo pun sudah menjenguk salah satu korban yang masih terbaring di Rumah Sakit pada hari Selasa. (02/01/2024)

Ketegangan politik yang semakin meruncing di tengah kampanye ini menuntut respons cepat dan tegas dari pihak berwenang. Masyarakat menanti kejelasan dan keadilan untuk memastikan situasi aman dan kondusif menjelang pemilihan yang semakin dekat. (Adb)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow