Nepotisme Mendarah Daging di Negara Demokrasi

Apa itu nepotisme?  Nepotisme adalah setiap perbuatan penyelenggara negara secara melawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan atau kroninya yang merugikan orang lain, masyarakat, dan atau negara.

Nepotisme Mendarah Daging di Negara Demokrasi

Nepotisme adalah setiap perbuatan penyelenggara negara secara melawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan atau kroninya yang merugikan orang lain, masyarakat, dan atau negara. Nepotisme adalah tindak pidana dengan ancaman pidana sebagaimana diatur di dalam Pasal 22 UU 28/1999.

Sebagaimana telah diatur oleh uu yang berlaku,nepotisme sendiripun bagi saya adalah sebuah produk yang merusak tatanan yang merusak sistem demokrasi,yang mana demokrasi yang sudah kita rawat ini yaitu produk yang sesuai dengan keadaan dan kondisi di indonesia,

Sistem demokrasi yang sudah kita rawat ini memberikan banyak manfaat bagi rakyat seperti kebebasan dalam berpendapat,memberikan aspirasinya oleh rakyat kepada pemerintah dalam bentuk dukungan atas apa yang kita sampaikan melalului gagasan-gagasan kita tanpa ada batasan tertentu, yang paling utama dalam berdemokrasi adalah setiap orang berhak untuk menjadi apapun tanpa harus melaluli orang dalam atau melalui previlage sebagai jalan mulus untuk melaluinya demi mencapai kekuasaannya.

Apakah nepotisme ini bisa dimanfaatkan bagi segelintir orang yang haus kekuasaan demi kepentingan pribadinya ataupun keluarganya? Tentu saja bisa, mengapa bisa demikian? Pemegang kekuasaan lah yang mudah memanfaatkan nepotisme ini.

Nepotisme memiliki cakupan yang lebih luas, yakni penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan golongan tertentu dan biasanya di motivasi oleh keserakahan pribadi.

Di Indonesia, istilah nepotisme mulai populer pada 1990an. Aktivis mahasiswa, yang menuntut Soeharto untuk mengakhiri kekuasaannya, memakai istilah “Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)”.

Jika nepotisme ini terjadi apa dampak bagi negara dan rakyat? Negara akan diatur dengan sesuka hatinya.

Nepotisme menutup peluang untuk berkompetisi secara adil. nepotisme membuat ikhtiar belajar dan berusaha menjadi percuma, karena pada akhirnya itu tidak menjadi faktor penentu.

Penulis: Andry

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow