Penyuap Pejabat DJKA Kemenhub Divonis 3 Tahun Penjara

Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. #newsupdate #update #news #text

Penyuap Pejabat DJKA Kemenhub Divonis 3 Tahun Penjara
Ilustrasi Palu Sidang. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Palu Sidang. Foto: Shutterstock

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, Jawa Tengah, menjatuhkan vonis hukuman tiga tahun penjara kepada Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto. Dia merupakan terdakwa kasus suap terhadap pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang kasusnya ditangani KPK.

Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Gatot Sarwadi dalam sidang di Semarang, Kamis, itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni pidana penjara empat tahun dua bulan. Terdakwa juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 200 juta subsider lima bulan.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar dakwaan kumulatif ke-satu pertama, kedua pertama, dan ketiga pertama," kata Gatot dikutip dari Antara, Kamis (7/9).

Dia menjelaskan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ilustrasi KPK. Foto: Hedi/kumparan
Ilustrasi KPK. Foto: Hedi/kumparan

Dion Renato terbukti memberikan suap untuk memperoleh pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalur kereta api di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. Total suap yang telah diberikan terdakwa ke berbagai pihak atas pekerjaan di tiga provinsi tersebut mencapai Rp 37,9 miliar.

Rincian pemberian suap tersebut masing-masing untuk proyek:

  • Balai Teknik Perkeretaapian Bandung sebesar Rp 2 miliar;

  • Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah sebesar Rp 28,9 miliar; dan

  • Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan sebesar Rp 7 miliar.

Dalam pertimbangannya, hakim menilai perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Atas putusan tersebut, Dion Renato Sugiarto langsung menyatakan menerima, sementara jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow